Informatif dan Menghibur

Tuesday, February 5, 2013

Kesan Pertama Mario Balotelli yang Menggoda Bersama AC Milan



Mario Balotelli sukses melakoni debut di AC Milan, akhir pekan kemarin. Sumbangan dua golnya berhasil mengantarkanRossoneri meraih kemenangan 2-1 atas Udinese. Ya, kesan pertama Super Mario begitu menggoda bersama Milan.

Pada laga yang dilangsungkan di San Siro, Minggu, 3 Februari 2013 itu, Super Mario melesakkan gol perdananya di menit 25. Bola dihujamkan ke gawang Udinese dengan tendangan setengah voli, meneruskan umpan silang Stephan El Shaarawy dari sisi kiri lapangan.

Sedangkan gol kedua Balotelli tercipta pada injury time. Sepakan dari titik putih mantan pemain Inter Milan itu sekaligus membawa Milan menutup duel dengan kemenangan 2-1.

Hasil gemilang serta kontribusi besar Balotelli tentu disambut gembira oleh publik Milan, tak terkecuali pelatih Massimo Allegri.

"Balotelli bermain sangat bagus. Saya tahu dia punya kualitas yang kami butuhkan. Ini baru sebuah awal. Di usia 22 tahun, saya yakin Balotelli akan semakin berkembang pada masa mendatang," kata Allegri.

Terpaksa Jadi Starter
Ada cerita lain di balik penampilan gemilang Balotelli pada pertandingan versus Udinese. Ternyata penyerang yang diboyong dari Manchester City dengan biaya mencapai €20 juta atau setara Rp264 miliar tersebut tidak disiapkan untuk tampil sejak menit awal.

Allegri tadinya ingin menurunkan duet El Shaarawy dengan Giampaolo Pazzini. Tapi nahas, Pazzo tiba-tiba mengalami cedera ketika melakukan pemanasan sebelum laga.

Tak punya pilihan lain, Allegri akhirnya memasukan Balotelli dalam starting XI. Dan untungnya bomber timnas Italia tersebut mampu menjawab kepercayaan yang diberikan dengan menyumbang dua gol sekaligus.

"Sungguh beruntung, padahal saya tidak bermaksud memasang Balotelli sejak menit awal," aku Allegri usai pertandingan.

Pemain bersangkutan juga ikut mengamini pengakuan Allegri. Bahkan, Balotelli menyatakan belum siap bermain penuh di pertandingan itu. Dia mengaku masih butuh adaptasi untuk kembali melemaskan otot-ototnya yang kaku karena sudah beberapa lama tidak turun bermain.

"Harusnya saya berada di bangku cadangan tadi. Tapi, Pazzo cedera dan saya wajib bermain. Saya tampil memuaskan meskipun sudah lama tidak turun ke lapangan dan kaki ini sebenarnya masih terasa berat," tutur Balotelli.

"Bagaimanapun ini awalan bagus. Mulai sekarang saya wajib terus mencetak gol. Namun, yang harus lebih dulu dilakukan adalah meningkatkan level kebugaran," seru pemain berdarah Ghana tersebut.

Ekspektasi Tinggi Milan

Kegemilangan Balotelli pada awal kedatangannya di Milan tentu saja membuat para petinggi klub tersebut sumringah. Wakil Presiden Adriano Galliani bahkan langsung menyanjung pemain berdarah Ghana itu setinggi langit.

Tak tanggung-tanggung, Galliani sampai mengibaratkan Balotelli layaknya seorang Lionel Messi yang menjadi kunci sukses Barcelona dalam beberapa tahun belakangan ini. Selain itu dia juga menyatakan dengan kehadiran Balotelli maka Milan diyakini tak perlu lagi pusing memikirkan kualitas lini serang mereka hingga 10 tahun ke depan.

"Kami tidak punya Messi, tapi kami memiliki Balotelli. Kedatangannya membuat saya teringat pada Barcelona yang memiliki serangan luar biasa," kata Galliani.

"Semua orang tahu kehebatan Balotelli. Kami tidak perlu melakukan apa-apa lagi untuk barisan depan, setidaknya hingga 10 tahun mendatang," sambungnya.

Sah-sah saja memang jika I Diavolo Rosso punya ekspektasi tinggi seperti itu kepada Balotelli. Terlebih yang bersangkutan juga telah memberikan sinyal kesanggupan untuk memenuhi ambisi besar timnya dengan tampil cemerlang saat melakoni debutnya kemarin.

Tapi, harus pula diingat bahwa itu baru awal. Masih banyak rintangan yang harus dilalui Balotelli agar bisa menorehkan tinta emas prestasi bersama Rossoneri. Dan apakah debut manis pemain yang terkenal bengal ini akan berlanjut di laga-laga selanjutnya, ya tinggal kita simak saja. (one)

Sumber: vivabola
serbanyampur.blogspot.com. Powered by Blogger.

© Serba Serbi Informasi Bercampur Di Sini, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena