Informatif dan Menghibur

Friday, February 8, 2013

Aokigahara, Hutan 'Favorit' Untuk Bunuh Diri di Jepang

                        Aokigahara, Hutan 'Favorit' Untuk Bunuh Diri di Jepang

Tidak pernah ada yang tahu apa alasan orang-orang ini memutuskan untuk mengakhiri hidupnya di hutan angker bernama Aokigahara, walau rumor yang tersebar di daerah setempat mengatakan bahwa mereka terinspirasi oleh sebuah novel berjudul Nami no To (Tower of Waves) ditulis oleh Seicho Matsumoto yang dirilis pada tahun 1960. Dalam ceritanya sepasang kekasih bunuh diri bersama di hutan ini. Namun, hutan Aokigahara ini sudah digunakan untuk bunuh diri lama sebelum novel tersebut dirilis.
Pemerintah setempat telah memasang kamera pengawas di pintu masuk dan beberapa papan tulisan yang berisikan tulisan tentang bimbingan agar tidak melakukan bunuh diri. Akhir-akhir ini, beberapa polisi pun ditempatkan di kawasan ini.
Berikut adalah kumpulan-kumpulan foto hutan Aokigahara yang kami kumpulkan dari berbagai sumber

1. Hutan Aokigahara

 
Terlihat seperti hutan lebat lainnya, indah, pohon rindang dengan daun hijau, hawa yang sejuk, dan embun air bertebaran di mana-mana. Namun itu hanya nampak di gerbang masuknya saja.

2. Mobil Terbengkalai

 
Mobil ini ditinggalkan beberapa bulan di area parkir kawasan hutan Aokigahara, yang mengartikan sang pemilik mobil telah memasuki hutan dan tak pernah kembali. 

3. Papan Tulisan

 
Papan ini menghimbau para calon pelaku bunuh diri agar merenungkan kembali perbuatan mereka dan keluarga yang akan mereka tinggalkan jika melakukan tindakan nekat tersebut.

4. Penanda Jalan

 
Orang-orang yang ragu saat akan melakukan bunuh diri, membentangkan tali sepanjang perjalanan mereka di hutan ini. Sebagai penanda jalan agar mereka tahu jalan keluar saat mereka membatalkan niatnya. Jika Anda mengikuti tali ini sampai ujungnya, ada dua kemungkinan yang akan Anda temukan. Jejak seseorang atau sesosok mayat.

5. Dilarang Masuk

 
Di tempat inilah ratusan bangkai mayat bunuh diri ditemukan. Beberapa foto berikutnya menampilkan sisa tulang-belulang manusia yang telah mengakhiri hidupnya di hutan ini.

6. Tengkorak

 
Tulang kepala manusia ini ditemukan oleh seorang geologist bernama Azusa Hayano yang sedang membuat film dokumenter tentang hutan Aokigahara.

7. Mengerikan

 
Baju dan sepatu ini pun masih menempel di tulang belulang mayat seseorang yang mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

8. Tragis

 
 Mayat pria tergantung kaku di sebuah pohon di hutan Aokigahara.

9. Film Dokumenter

Berikut adalah film dokumenter yang dibuat oleh Azuya Hayano tentang hutan yang sering disebut 'Sea of Trees' ini.

Sumber: KapanLagi.com
serbanyampur.blogspot.com. Powered by Blogger.

© Serba Serbi Informasi Bercampur Di Sini, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena