Informatif dan Menghibur

Monday, December 10, 2012

Program Mobil Murah

Lanjut Ke Tata Nano, si mobil mungil dari negeri Bollywood...





Kalau kita sering nonton Televisi, maka belakangan ini kita bisa melihat sebuah iklan yang cukup menarik, karena iklan tersebut bertindak sebagai brand image positioning bagi sebuah perusahaan di market Indonesia, yaitu PT Tata Motors Indonesia.

Selidik punya selidik, ternyata TATA adalah perusahaan produsen kendaraan yang sangat terkenal di India dengan beragam produknya, seperti 
TATA NANO, TATA INDICA VISTA dan TATA ARIA. Apalagi setelah rancangan regulasi mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) yang sebentar lagi diterbitkan oleh pemerintah, memungkinkan perusahaan asal India tersebut bisa masuk ke pasar mobil Indonesia yang memang sangat menggiurkan, terutama kelas dibawah 100 juta.


Setelah munculnya ESMKA sebagai mobil "rakyat", dan regulasi pemerintah yang memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk membuat pabrik dan merakit mobil didalam negeri sehingga mampu menekan harga mobil sedemikian rupa, maka perusahaan-perusahaan mobil besar seperti Toyota dan Daihatsu juga mempersiapkan mobil Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.

Ceruk yang menarik ini juga membuat TATA segera bermanufer untuk bisa memasukkan produk andalannya TATA NANO ke pasar Indonesia lewat regulasi pemerintah tentang mobil murah dan ramah lingkungan seperti dengan beriklan diberbagai stasiun televisi Swasta dan di Internet, serta rencana bekerja sama dengan pabrikan lokal PT Gaya Motor (Astra Grup) atau National Assemblers (Indomobil Grup). Syarat-syarat regulasi tersebut diantaranya adalah Konsumsi bbm 22 kpl, memiliki mesin 1.000 cc ke bawah, wajib dirakit di Indonesia, dan 80 persen komponen yang digunakan wajib dibuat di Indonesia.

Spesifikasi Mobil TATA NANO
Dimensions
Overall Length
3099 mm
Overall Width
1495 mm (Without ORVMs)
Overall Height
1652 mm
Wheelbase
2230 mm
Ground clearance
180 mm
Min Turning Circle Radius
4 m
Seating Capacity
4 persons
Fuel Tank Capacity
15 Litres
Kerb Weight :
Nano
600 kg
Nano CX
615 kg
Nano LX
635 kg
Boot Space
With rear seat folded: 500 Litres
Without rear seat folded: 80 Litre
Engine dan Transmission
Engine Type
624 cc, 2 cylinder, MPFI
Max Engine Output
38 PS @ 5500 ± 250 rpm
Maximum Torque
51 Nm @ 4000 ± 500 rpm
Maximum Speed
105 kmph
Gradeability
30%
Transmission
Synchromesh on all forward gears, Sliding mesh on reverse gear with overdrive on 4th gear
No. of Gears
4 Forward + 1 Reverse
Suspension
Front
Independent, Lower Wishbone, McPherson Strut with gas filled dampers and anti-roll bar
Rear
Independent, Semi Trailing arm with coil spring & gas filled shock absorbers
Brakes
Brake Type
Dual Circuit, Vertical Split operated by tandem master cylinder with vacuum booster
Front
180 mm diameter Drum Brake
Rear
180 mm diameter Drum Brake
Wheels and Tyres
Tyre Type
Radial & Tubeless
Front Tyre size
135/70 R12
Rear Tyre size
155/65 R12
Spare Tyre size
135/70 R12
Wheels
4 B x 12

Dengan menyasar pasar kelas mobil murah, Tata Nano berharap mampu bersaing dipasar mobil Indonesia yang memang sangat menggiurkan.
Read More

Program Mobil Murah

Selain pabrikan Jepang, pabrikan China juga akan ikut pada program mobil murah diantaranya Geely dan Cherry.


Penetrasi produsen mobil asal Cina, Geely, di pasar Indonesia rupanya tidak tanggung-tanggung. Setelah mengusung citycar Panda bermesin 998 cc dengan harga Rp. 98 juta, PT Geely Mobil Indonesia, kelak akan merakitnya di Indonesia, tepatnya di kawasan Jonggol, Bogor.
Tak hanya Panda, sejumlah unit lain juga akan dirakit di sana pada tahun depan.
"Indonesia punya potensi besar untuk dijadikan basis produksi ASEAN. Kami sendiri memiliki lahan seluas 30 hektar di Jonggol, dan sedang dalam tahap pembangunan. Diharapkan pada pertengahan 2013 sudah selesai, dan akan digunakan memproduksi produk Geely yang akan dipasarkan di sini, termasuk Panda," urai Presiden Direktur PT Geely Mobil Indonesian Hosea Sanjaya.




Investasi pembangunan pabrik ini sendiri disebut mencapai 30 juta dolar Amerika atau sekitar Rp 287 miliar. Model-model yang akan dirakit pun termasuk MK, mobil kecil offroad LC Cross, dan Emgrand.
Langkah ini menjadi batu pijakan PT Geely Mobil Indonesia setelah beberapa waktu lalu menelurkan citycar Panda seharga Rp. 98 juta untuk terjun di kancah mobil murah. Geely Panda ini sendiri sudah mulai bisa dipesan konsumen di IIMS 2012.
Harga itu sudah mencakup fitur AC, lampu kabut, power steering, center lock, dan power window; juga sistem keamanan pada rem ABS dengan EBD.

Lanjut Dengan Merek Cherry


Sepintas mobil diatas mirip dengan chevrolet spark atau daewoo matiz, namun sebenarnya gambar diatas adalah cherry QQ. City car made in China ini sudah beredar di Indonesia.


Chery, yang sudah masuk ke Indonesia sejak September 2006 melalui city car andalannya Chery QQ. Mobil mungil ini menggunakan dua model mesin 800 cc dan 1100 cc.  Chery QQ dibanderol dengan harga Rp92-100 juta
Dari dua tipe Chery, Chery QQ paling diminati konsumen lantaran harganya yang murah. Mobil mungil dan irit bahan bakar ini menyasar konsumen yang baru pertama kali membeli mobil. 


Read More

Program Mobil Murah


Datsun

Mendengar kata Datsun pasti kita akan berpikir mobil-mobil lawas, namun ternyata merek tersebut akan dibangkitkan kembali oleh Nisaan, selaku pemegang merek tersebut.

Rencana membangkitkan merek legendaris Datsun memang sudah menjadi sebuah kepastian. Bahkan kabar berhembus kalau harga termurah Datsun nanti akan berada di rentang waktu US$ 3.000-5.000 atau sekitar Rp 28,7-48 jutaan.

Dilansir Wall Street Journal, merek Datsun menurut CEO Nissan Carlos Ghosn dan beberapa eksekutif perusahaan menjelaskan kalau Datsun akan segera masuk ke pasar negara-negara berkembang dan Nissan yang memiliki merek ini diharapkan dapat membantu untuk mencapai harga serendah mungkin yakni US$ 3.000-5.000 atau sekitar Rp 28,7-48 jutaan untuk melawan rival-rivalnya.

Namun detail mengenai desain, model dan fitur yang ada di mobil-mobil Datsun masih dirahasiakan. Tapi yang jelas, Ghosn mengatakan kalau mereka berkomitmen untuk membuat 6 model Datsun untuk tahap awal yang akan mereka lahirkan mulai 2014.

Mobil-mobil itu nantinya akan melawan mobil-mobil murah yang menyebar di banyak negara berkembang, terutama India dan China. Sementara di Indonesia, Datsun kemungkinan akan melawan Astra Daihatsu Ayla dan Astra Toyota Agya.






Ghosn menggambarkan kalau peluncuran Datsun selain memiliki tujuan bisnis, tapi juga mempunyai tujuan lain yakni untuk menyediakan kesempatan yang lebih besar pada orang-orang menengah bawah di negara-negara berkembang untuk memiliki mobil.

Datsun sendiri sudah mengumumkan komitmennya untuk segera masuk Indonesia, paling tidak pada 2014 mendatang. Niat Nissan melahirkan Datsun tidak lain adalah untuk ikut serta meramaikan program Low Cost and Green Car yang saat ini sedang digodok pemerintah. Untuk Indonesia setidaknya ada 2 model Datsun yang meluncur di 2014 nanti.

Untuk sedan yang kabarnya memiliki kode nama Codenamed NKD 2196, akan menggunakan platform dari mobil Rusia LADA Granta. 

LADA adalah pabrikan Rusia yang dimiliki oleh AvtoVAZ, AvtoVAZ sendiri 25 persen sahamnya dimiliki oleh Renault Nissan, jadi wajar saja kalau mobil murah Nissan bakal menggunakan platform mereka.

Dari sketsa itu terlihat bagian depan yang agresif dari NKD 2196, desain grillenya mirip dengan yang dipamerkan CEO Nissan Carlos Ghosn saat berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu.
Read More

Program Mobil Murah

Melanjutkan Postingan sebelumnya, kali ini calon mobil murah yang akan meluncur adalah Suzuki Alto.

Sebagai pembanding mobil murah Daihatsu Ayla dan Toyota Agya , PT Suzuki Indomobil Sales bakal meluncurkan Alto sebagai calon mobil murah dari Suzuki.

Walau belum dipasarkan, Alto sebagai calon mobil murah Suzuki di Indonesia sudah terdata dengan nama A-Star MT LXI kategori mobil penumpang 4x2. Beda dengan Alto 800 yang lebih kecil 100 cc, A-Star akan menggunakan mesin berkapasitas 998 cc DOHC tiga silinder bertenaga 67 hp,sama seperti Estilo.

Alto dengan mesin torsi maksimum diperoleh pada putaran rendah 90 Nm putaran 3.000 rpm. Ukuran panjangnya pun hanya lebih kecil 100 mm dibanding Estilo, yakni 3.500 mm dengan lebar 1.600 (lebih lebar sedikit dibandingEstilo). A-Star akan dipasangi dua pilihan transmisi, yakni manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan.

Hal menarik, pihak Suzuki Indonesia sudah memberi bocoran bahwa harganya akan bersaing dengan Agya dan Ayla di segmen mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC). "Soal harga, nanti. Tapi perkiraannya, tak kalahmurah dari Toyota dan Daihatsu (Agya - Ayla)," ungkap Direktur Sales PT Suzuki Indomobil Sales Davy J Tuilan, Kamis, 15 November di Bogor.






Sebagai pembanding, Daihatsu Ayla sendiri akan dipasarkan dalam empat varian dengan kode D, D+, M, dan X. Varian D sebagai yang termurah dilepas Rp75 juta yang antara lain bumper belum sewarna dengan bodi, tanpa AC, interior di pintu rata dengan jendela engkol sehingga tanpa power window, sistem hiburan audio, dan hanya transmisi manual. Sementara D+ sudah punya power window, memiliki AC, tetapi tetap dengan transmisi manual.

Varian M tersedia dalam pilihan transmisi manual dan matik dengan perbedaan harga Rp10 juta (manual Rp80 juta, sedangkan matik Rp90 juta) dengan AC, power window, lampu kabut, panel pintu moulding, pelek kaleng.

Sedangkan varian X sebagai yang termahal juga dipasarkan dengan pilihan dua transmisi, manual dan matik (Rp105 juta) sudah memiliki semuanya, plus pelek alloy, dan pemanis krom di kisi-kisi depan mesin, transmisi matik dengan MID, roof spoiler, dan sistem audio 
Read More
serbanyampur.blogspot.com. Powered by Blogger.

© Serba Serbi Informasi Bercampur Di Sini, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena