Informatif dan Menghibur

Wednesday, February 20, 2013

Apple di Serang oleh Hacker

                                 Ecfdd3f522532476075c754abce5e4fd

Hari Selasa kemarin, Apple mengumumkan bahwa hacker baru saja menyerang beberapa komputer Macintosh karyawan Apple. Beruntung tidak ada data yang dicuri, namun Apple akan terus waspada.

Hacker ini telah mengeksploitasi bug yang ada didalam software Java Oracle yang digunakan sebagai plug-in di browser web. 

Serangan terhadap Cupertino ini nampaknya dari Malware yang sama yang telah menargetkan Facebook bulan lalu. Serangan ini tidak hanya dilakukan pada Apple dan Facebook, namun juga pada perusahaan lain termasuk kontraktor pertahanan.

Menurut laporan Reuters, para hacker tak dikenal ini berasal dari Cina dan Apple akan terus bekerja sama dengan penegakan hukum untuk melacak mereka.

Sementara itu, Apple mengatakan akan merilis sebuah software baru untuk melindungi konsumen terhadap perangkat software yang digunakan dalam serangan ini.

sumber: Serba Serbi Informasi Bercampur Di Sini

Read More

Foto Penyelamatan Anjing yang Tercebur ke Sungai

Di tengah normalisasi Sungai Pakin, Jakarta Utara, ada aksi penyelamatan yang terjadi dan sempat terekam kamera. Seekor anjing terjebak dalam lumpur sungai, dan Agus pun turun menyelamatkannya. Anjing itu tercebur di sungai dengan kedalaman kira-kira 1,5 meter. Normalisasi sungai sepanjang 400 meter tersebut dilakukan untuk menambah daya tampung debit air serta mengantisipasi terjadinya banjir. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun ikut menyaksikan normalisasi tersebut.


Menyelamatkan anjing
Agus (29) menyelamatkan anjing peliharaan yang terjebak dalam lumpur di Sungai Pakin, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (18/2). Meskipun berbahaya Agus nekat menyelamatkan anjing yang terjebur di sungai dengan kedalaman sekitar 1, 5 meter. 


                                                       Menyelamatkan Anjing

                                              Menyelamatkan Anjing

    Normalisasi Sungai Pakin

    Normalisasi Sungai Pakin


sumber: Serba Serbi Informasi Bercampur Di Sini

Read More

Wow..MRT Jakarta akan sama dengan MRT di Jepang

                                    

Jakarta : Japan International Cooperation Agency (JICA), investor proyek Mass Rapid Transit (MRT) menyatakan siap terlibat dalam pengelolaan operasional manajemen transportasi publik itu, pasca tahap konstruksi pembangunan selesai.
JICA berjanji akan mengimplementasikan sistem manajemen yang sama seperti di negaranya, terhadap Indonesia.

"Kita terlibat sejak mulai dari desain, konstruksi, sampai kepada operasionalnya," kata Wakil Presiden JICA, Akirawa Hiroko di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (19/2/2013). 

Pernyataan Hiroko menanggapi permintaan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang berharap JICA dapat menjadi konsultan proyek MRT terkait pelaksanaan teknisnya. 

Pasalnya menurut Deputi Menko Perekonomian Bidang Hubungan Kerjasama Luar Negeri, Rizal Affandi Lukman, JICA telah memiliki segudang pengalaman dalam pembangunan maupun pengelolaan MRT di Jepang. 

"Meski operasional MRT nanti menjadi wewenang Pemerintah Daerah (pemda) DKI Jakarta, tapi dengan segala expert-nya JICA bisa membawa pengalaman MRT di Jepang ke Indonesia. Itu juga yang menjadi keinginan Pak Wakil Gubernur," ungkap dia. 

JICA, lanjut Rizal, akan membangun sistem integrasi transportasi terpadu yang menggabungkan beberapa jalur MRT ke dalam satu entitas layaknya di Jepang.

"MRT kan dibangun mulai dari Utara-Selatan, Timur-Barat. Nah nanti ada keterpaduan dengan moda transportasi lain, sehingga dapat menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung," jelas dia. 

Akirawa mengaku, selama di Jakarta, pihaknya telah bertemu pejabat di Indonesia seperti Ahok, dan Menteri Bappenas Armida Alisjahbana.
JICA juga diagendakan menggelar pertemuan dengan Menteri Perekonomian, Hatta Rajasa untuk membahas sejumlah isu penting terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia, khusus kawasan metropolitan.
Namun pertemuan kandas dan akhirnya diwakilkan Deputi Menko Perekonomian Bidang Hubungan Kerjasama Luar Negeri, dan Deputi Menteri Perekonomian Bidang Infrastruktur, Lucky Eko. (Fik/Nur)

sumber: Serba Serbi Informasi Bercampur Di Sini
http://id.berita.yahoo.com/jepang-siap-pegang-kendali-operasional-mrt-jakarta-062202608.html
Read More

Pasangan yang Berkeliling Dunia Menggunakan Sepeda, Tewas di Thailand

   

Sepasang warga negara Inggris yang sedang melakukan perjalanan keliling dunia dengan sepeda tewas karena kecelakaan di Thailand.

Peter Root dan Mary Thompson, yang mengabadikan perjalanan mereka dalam sebuah blog, meninggal Rabu pekan lalu saat tertabrak truk pick-up di sebuah provinsi di timur Bangkok, menurut kepolisian Thailand, Senin kemarin.

Pasangan tersebut yang sama-sama berusia 34 tahun berasal dari Guernsey di Kepulauan Channel. Mereka meninggalkan Inggris pada Juli 2011 dan telah bersepeda melewati Eropa, Timur Tengah, Asia Tengah, dan Cina.


Perjalanan tersebut adalah pengalaman sekali seumur hidup buat pasangan yang bertemu saat bersama-sama menjadi mahasiswa seni. Mereka menabung dan merencanakan perjalanan tersebut selama enam tahun, kata ayah Peter, Jerry Root pada Associated Press pada sebuah wawancara.

"Keduanya adalah inspirasi," kata Jerry Root. "Mereka tak hanya ngomong, tapi mereka melakukan sesuatu. Saya sangat bangga dengan mereka."

Menurut Root, Peter dan Mary adalah pesepeda berpengalaman yang menyadari risiko dan kesulitan dari perjalanan bersepeda dalam waktu lama.

"Mereka berkemah dengan bebas. Kesedihan saya berkurang ketika saya memikirkan betapa mereka bahagia dengan satu sama lain. Mereka menjalani kehidupan yang mereka inginkan. Kehidupan yang sangat bahagia, sangat bermakna."

Peter dan Mary sering mengirimkan foto dan detil perjalanan mereka lewat situs Two on Four Wheels. Mereka juga punya banyak follower di Twitter dan Facebook yang mengikuti perjalanan mereka serta menikmati petualangan duo ini sampai ke bagian paling terpencil di Asia Tengah.

Video yang mereka unggah ke situs menampilkan mereka berkemah di gurun pasir, bersepeda di perbukitan, berhenti untuk berenang di sungai dan danau, serta berpacu di tengah badai salju berat. Mereka juga bersepeda melewati situasi politik gentik di tengah konflik bersenjata di Tajikistan.

Ada juga video yang menunjukkan Mary Thompson mengalami luka di lututnya setelah tabrakan dengan truk. Kulit mereka terlihat coklat, wajah keduanya tampak bahagia dan santai -- meski agak berantakan karena angin -- dalam video-video tersebut. Tampak jelas bahwa mereka sangat menikmati kehidupan di jalanan.

"Mereka tak pernah membicarakan perjalanan ini akan berakhir di suatu tempat, atau kapan akan selesai," kata saudara laki-laki Mary, Ben Thompson. "Mereka tak punya rencana tetap, hanya gambaran kasar. Mereka suka bertemu orang-orang. Mereka sering mengajak orang ke api unggun untuk berbagi cerita, bir, dan makanan."

Setelah Asia Tenggara, pasangan ini berencana menuju Selandia Baru untuk beristirahat sebentar.

Menurut polisi Thailand Letkol Supachai Luangsukcharoen pada hari Senin, para penyelidik menemukan jenazah mereka, dua sepeda, dan barang-barang mereka tersebar di pinggir jalan, begitu pula dengan truk pickup yang ada di antara pepohonan.

Pengemudi truk, Worapong Sangkhawat, 25, juga terluka berat dalam kecelakaan tersebut. Kata Supachai, truk yang dikendarai Sangkhawat menabrak dua pesepeda tersebut saat ia sedang mengambil topi yang terjatuh dari lantai mobil.

Si pengemudi dilepaskan dengan jaminan dan kini menghadapi tuntutan menyebabkan kematian karena mengendarai mobil secara berbahaya. Hukuman maksimalnya adalah 10 tahun di penjara.

Jenazah pasangan ini disimpan di unit penyelamatan di Chachoengsao, 30 km timur Bangkok, sebelum dipulangkan ke Inggris.

sumber: Serba Serbi Informasi Bercampur Di Sini
http://id.berita.yahoo.com/pasangan-berkeliling-dunia-dengan-sepeda--tewas-di-thailand-083309093.html
Read More
serbanyampur.blogspot.com. Powered by Blogger.

© Serba Serbi Informasi Bercampur Di Sini, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena